Arif Fatikunnada: Tidak Melarang Blar Blar Carnival, AKB Dorong Kepatuhan Aturan dan Pemantauan di Lapangan
KEDIRI — Humas Aliansi Kediri Bangkit (AKB), Arif Fatikunnada, menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud melarang pelaksanaan Blar Blar Mega Carnival Dukuh Ngadiluwih 2026.
Menurut Arif, kegiatan masyarakat tetap dapat berlangsung, namun seluruh pihak yang terlibat perlu memastikan pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk aturan terkait keamanan, ketertiban, hak masyarakat dan perizinan kegiatan keramaian.
> “Saya tidak melarang kegiatan Blar Blar Mega Carnival Dukuh Ngadiluwih. Akan tetapi, saya meminta kepada panitia, pihak kepolisian dan Satpol PP Kabupaten Kediri untuk menjalankan Undang-Undang HAM, Surat Edaran Bupati, serta peraturan yang berlaku,” ujar Arif Fatikunnada.
Beli 20 Tiket untuk Pemantauan
Arif juga menyampaikan bahwa dirinya telah membeli 20 tiket Blar Blar Mega Carnival. Tiket tersebut, menurutnya, akan digunakan untuk melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan kegiatan di lapangan.
> “Saya sudah membeli 20 tiket dan akan kita pantau di lapangan. Ini bukan untuk mengganggu kegiatan, tetapi sebagai bentuk dukungan agar Satpol PP Kabupaten Kediri dan Polres Kediri dapat menjalankan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Ia menekankan bahwa pemantauan tersebut diarahkan pada pelaksanaan aturan, terutama menyangkut izin keramaian, keamanan, ketertiban, penggunaan sound system, lalu lintas, serta penghormatan terhadap hak masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Dorong Kegiatan Tetap Berjalan Tertib
Arif menyatakan AKB tidak mempersoalkan adanya kegiatan hiburan masyarakat selama penyelenggaraannya memperhatikan ketentuan yang berlaku.
> “Kami ingin kegiatan masyarakat tetap berjalan. Namun, kegiatan tersebut harus tertib, aman, sesuai ketentuan, dan tetap menghormati hak masyarakat lainnya,” tegasnya.
Sebelumnya, pelaksanaan Blar Blar Mega Carnival Dukuh juga menjadi perhatian publik terkait status penyelenggaraan dan mekanisme penjualan tiket. Karena itu, AKB mendorong panitia maupun Pemerintah Desa Dukuh memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat mengenai penyelenggara, perizinan, serta mekanisme kegiatan.
Arif berharap seluruh pihak dapat mengedepankan komunikasi dan kepatuhan terhadap aturan sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan aman tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat sekitar.
“Intinya, kami tidak melarang. Kami hanya meminta semua pihak menjalankan aturan yang berlaku,” pungkas Arif.