REKAN INDONESIA JAWA TIMUR DORONG DIALOG PENYELESAIAN POLEMIK KOMITE SEKOLAH DEMI MENJAGA KONDUSIVITAS PENDIDIKAN DI KEDIRI

Berita Hari Ini

Kediri – REKAN INDONESIA Jawa Timur mendorong penyelesaian polemik yang berkembang terkait komite sekolah di sejumlah SMA/SMK Negeri di wilayah Kediri melalui dialog dan musyawarah yang melibatkan seluruh pihak. Langkah tersebut dinilai penting agar proses pendidikan tetap berjalan kondusif dan tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Ketua REKAN INDONESIA Jawa Timur, Bagus Romadon, mengatakan bahwa pihaknya mencermati berbagai informasi mengenai penggunaan Surat Pernyataan Kesanggupan Membayar Iuran Sukarela yang diberikan kepada orang tua atau wali peserta didik. Menurutnya, setiap mekanisme penghimpunan dana oleh komite sekolah harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, menjunjung tinggi asas transparansi, akuntabilitas, serta benar-benar bersifat sukarela tanpa adanya unsur tekanan maupun paksaan.

“Kami berharap seluruh pihak dapat mengedepankan komunikasi yang baik sehingga persoalan ini tidak berkembang menjadi konflik yang berkepanjangan. Kepentingan peserta didik harus menjadi prioritas utama,” ujar Bagus Romadon.

REKAN INDONESIA Jawa Timur juga meminta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri untuk segera memfasilitasi forum dialog antara pihak sekolah, komite sekolah, perwakilan orang tua atau wali peserta didik, serta pemangku kepentingan lainnya. Melalui forum tersebut diharapkan seluruh pihak dapat menyampaikan pandangan, melakukan klarifikasi, serta menemukan solusi yang adil dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, REKAN INDONESIA Jawa Timur menilai kepala sekolah perlu mendapatkan rasa aman dan kenyamanan dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin satuan pendidikan. Dukungan tersebut penting agar kepala sekolah dapat lebih fokus meningkatkan mutu pendidikan, kualitas pembelajaran, prestasi peserta didik, serta pelayanan kepada masyarakat.

REKAN INDONESIA Jawa Timur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas dunia pendidikan dengan mengedepankan dialog, musyawarah, dan penyelesaian secara bijaksana. Dengan komunikasi yang terbuka dan profesional, diharapkan setiap persoalan dapat diselesaikan tanpa mengorbankan kepentingan peserta didik maupun kualitas layanan pendidikan.

Pengaturan Cookie

katarakyat.co.id menggunakan cookies untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan Anda.