Gubernur Sumut Harus Evaluasi Kinerja Disdukcapil Sergai

Berita Hari Ini

Serdang Bedagai, katarakyat.co.id – Pelayanan birokrasi yang lambat kembali menjadi momok bagi kesejahteraan rakyat kecil.

Ikoriansyah Mahasiswa STIKES Widya Husada Medan, mendesak Gubernur Sumatera Utara untuk segera mengevaluasi kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Desakan ini menyusul kekecewaan mendalam atas lambannya penanganan administrasi kependudukan yang langsung berdampak pada terhambatnya hak kesehatan warga.

Peristiwa ini bermula saat Ikoriansyah mendampingi keluarga Muhammad Syafii, seorang pasien yang tengah kritis dan dirawat di Rumah Sakit (RS) Binakasih.

Proses pengurusan hak pelayanan kesehatan pasien tersebut mandek total karena datanya dilaporkan hilang dari sistem.

Ironisnya, meski keluarga pasien telah mengorbankan waktu dan tenaga dengan membawa seluruh berkas kepolisian hingga memboyong sang adik yang sedang menjaga pasien di RS ke kantor dinas, pihak Disdukcapil tetap menunda penyelesaian dokumen tanpa kepastian.

“Ini adalah potret nyata bagaimana birokrasi yang lambat secara langsung menjegal kesejahteraan rakyat. Keluarga pasien sudah sangat kooperatif mengikuti semua prosedur yang kaku, tetapi hasilnya nihil. Mereka justru diminta menunggu hingga hari berikutnya. Di mana hati nurani aparatur kita saat menghadapi kondisi darurat masyarakat seperti ini?” ujar Ikoriansyah dengan nada kecewa.

Ia menegaskan bahwa program peningkatan kesejahteraan dan jaminan kesehatan yang digagas oleh Gubernur Sumatera Utara akan menjadi sia-sia jika aparat di tingkat pelaksana berkinerja buruk.

Lambatnya pelayanan administratif di level daerah dinilai telah menyandera hak-hak dasar masyarakat miskin yang membutuhkan penanganan medis segera.

“Program kesejahteraan rakyat dari Pemerintah Provinsi tidak akan pernah dirasakan manfaatnya secara optimal jika birokrasi di bawahnya masih lamban, tidak responsif, dan antipati terhadap kesulitan warga.

Rakyat yang sedang bertaruh nyawa di rumah sakit tidak boleh menjadi korban dari kelalaian administratif,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Ikoriansyah meminta Gubernur Sumatera Utara turun tangan untuk melakukan evaluasi total terhadap jajaran Disdukcapil Sergai.

Birokrasi instansi kelembagaan daerah dituntut harus segera dirombak agar lebih berempati, cepat, dan mengutamakan keselamatan serta kesejahteraan hidup masyarakat di atas formalitas prosedur belaka. (red)

Pengaturan Cookie

katarakyat.co.id menggunakan cookies untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan Anda.