Jasa Raharja Kediri Gelar Pelatihan PPGD di Daerah Rawan Kecelakaan Sebagai Tindak Lanjut Rapat Forum Keselamatan Lalu Lintas (FKLL) di Kecamatan Ngadiluwih

Kediri, katarakyat.co.id – Sebagai upaya meningkatkan keselamatan masyarakat dan hasil tindak lanjut rapat forum komunikasi lalu lintas (FKLL) serta untuk menekan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja Cabang Kediri melaksanakan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di salah satu daerah rawan kecelakaan di Kecamatan Ngadiluwih, pada Jum’at, 21 Agustus 2026.
Kecamatan Ngadiluwih dikenal sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kecelakaan tertinggi di Kabupaten Kediri. Hal ini dikarenakan letaknya yang strategis sebagai jalur penghubung antara Tulungagung dan Kediri. Oleh karena itu, pelatihan penanganan awal korban kecelakaan kepada masyarakat sekitar dinilai sangat penting sebagai langkah preventif.
Dalam pelatihan tersebut, Jasa Raharja Kediri bekerja sama dengan tim tenaga medis dari RS Siti Khodijah memberikan edukasi serta pelatihan pertolongan pertama kepada masyarakat setempat. Peserta pelatihan terdiri dari warga desa, perangkat desa, serta pengurus RT/RW yang belum pernah memperoleh edukasi terkait penanganan awal korban kecelakaan lalu lintas. Materi pelatihan mencakup cara mengamankan korban dari bahaya kendaraan yang melintas, penilaian tingkat kesadaran pasien, hingga pemberian bantuan hidup dasar kepada korban kecelakaan.
Di kesempatan yang sama, Kepala Cabang Jasa Raharja Nur Asnawi Azis menyampaikan penjelasan mengenai peran dan fungsi Jasa Raharja. Dijelaskan bahwa Jasa Raharja memberikan perlindungan dasar masyarakat melalui dua program pertanggungan wajib, yaitu Asuransi Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Umum yang dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang, serta Asuransi Tanggung Jawab Menurut Hukum Terhadap Pihak Ketiga sesuai Undang-Undang No. 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan tingkat fatalitas korban kecelakaan dapat menurun, serta korban dapat tertangani dengan cepat dan tepat hingga dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Selain itu, peserta diharapkan dapat menjadi relawan (volunteers) PPGD yang mampu menyebarkan pengetahuan pertolongan pertama kepada keluarga, warga sekitar, dan komunitas mereka masing-masing. (red)