REKAN INDONESIA TANGSEL GERAK CEPAT DAMPINGI SATPAM YANG PINGSAN USAI JAGA MALAM

Tangerang Selatan, katarakyat.co.id – Rekan Indonesia Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bergerak cepat memberikan pendampingan kepada seorang petugas keamanan (satpam) bernama Sahrul Bakri yang mengalami pingsan setelah menjalani tugas jaga malam di salah satu kafe di wilayah Tangerang Selatan.
Berdasarkan informasi yang diterima, Sahrul Bakri diduga mengalami tekanan darah tinggi hingga harus mendapatkan perawatan medis. Kondisi tersebut sempat membuat pihak keluarga panik karena kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang dimiliki belum aktif sehingga dikhawatirkan akan menghambat proses pelayanan kesehatan.
Menanggapi kondisi tersebut, tim Rekan Indonesia Tangsel segera turun langsung melakukan pendampingan terhadap pasien dan keluarga, mulai dari membantu proses administrasi, memberikan informasi terkait akses layanan kesehatan, hingga mendampingi proses pendaftaran BPJS Mandiri agar pasien tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.
Ketua KPD Rekan Indonesia Tangsel, Sulistiyo, menegaskan bahwa kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara dan tidak boleh terhambat hanya karena persoalan administrasi.
> “Kesehatan adalah hak setiap warga negara. Kami memastikan tidak ada masyarakat yang kesulitan berobat hanya karena persoalan administrasi. Rekan Indonesia akan selalu hadir untuk rakyat,” ujar Sulistiyo.
Rekan Indonesia menilai bahwa pendampingan pasien sangat penting untuk membantu masyarakat dalam mengakses sistem pelayanan kesehatan, termasuk membantu penyelesaian persoalan administrasi yang sering menjadi kendala di lapangan. Pendampingan dan dukungan sosial terbukti berperan penting dalam membantu pasien memperoleh layanan kesehatan secara optimal.
Melalui kejadian ini, Rekan Indonesia Tangsel mengimbau kepada seluruh pekerja, khususnya sektor informal maupun pekerja swasta, agar memastikan kepesertaan jaminan kesehatannya aktif sehingga dapat digunakan sewaktu-waktu saat dibutuhkan.
Rekan Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pendampingan, advokasi, dan membantu masyarakat memperoleh hak atas pelayanan kesehatan tanpa diskriminasi.
“Rekan Indonesia, Untuk Rakyat!”