Soroti Dugaan Pelanggaran Etik di Desa Tunge, Aliansi Kediri Bangkit Akan Gelar Aksi Damai

Berita Hari Ini

Kediri, katarakyat.co.id – Aliansi Kediri Bangkit menyampaikan keprihatinan atas berbagai dugaan persoalan etik dan tata kelola pemerintahan yang terjadi di Desa Tunge, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Persoalan tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa.
Aliansi Kediri Bangkit menyoroti dugaan pernikahan siri yang melibatkan oknum kepala desa tanpa adanya transparansi dan klarifikasi yang memadai kepada masyarakat. Selain itu, muncul pula sorotan terkait dugaan perpindahan administrasi kependudukan seorang perempuan asal Kabupaten Blitar ke wilayah Desa Tunge yang dipertanyakan oleh warga.
Menurut Aliansi Kediri Bangkit, persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut etika pejabat publik, moral pemerintahan, serta kepercayaan masyarakat terhadap aparatur desa.
Aliansi juga mempertanyakan sikap Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tunge yang dinilai belum menunjukkan langkah tegas dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintahan desa. BPD diharapkan hadir sebagai representasi masyarakat dan tidak hanya menjadi penonton atas persoalan yang berkembang.
Selain itu, Aliansi Kediri Bangkit meminta Pemerintah Kabupaten Kediri dan instansi terkait, termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Kediri, untuk segera melakukan evaluasi dan penelusuran secara objektif sesuai aturan yang berlaku.
Sebagai bentuk penyampaian aspirasi secara konstitusional, Aliansi Kediri Bangkit akan menggelar aksi damai pada:
📅 Kamis, 28 Mei 2026
📍 Titik aksi:
Kantor Desa Tunge
Kantor DPMPD Kabupaten Kediri
Kantor Bupati Kediri
Adapun tuntutan aksi meliputi:
Transparansi penanganan dugaan pelanggaran etik.
Penegakan aturan tanpa tebang pilih.
Evaluasi dan tindakan tegas terhadap pihak yang terbukti melanggar aturan.
Penguatan fungsi pengawasan BPD Desa Tunge.
Menjaga marwah pemerintahan desa dan kepercayaan masyarakat.
Aliansi Kediri Bangkit menegaskan bahwa aksi ini akan dilaksanakan secara damai, tertib, dan sesuai koridor hukum yang berlaku.
“Kami ingin pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada rakyat. Aspirasi masyarakat tidak boleh diabaikan,” tegas perwakilan Aliansi Kediri Bangkit. (red)

Pengaturan Cookie

katarakyat.co.id menggunakan cookies untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan Anda.