REKAN INDONEASIA JAWA TIMUR SOROTI SPPG KOTA KEDIRI

Kesehatan

KOTA KEDIRI – Berdasarkan data terbaru per Oktober 2025, terdapat 28 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kota Kediri. Program ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui, dengan potensi penerima manfaat mencapai 58.675 jiwa.

Namun, muncul sorotan serius terhadap aspek dasar pelayanan tersebut.
Diketahui bahwa sejumlah SPPG di Kota Kediri belum menggunakan air dari PDAM, yang seharusnya menjadi standar utama dalam menjamin kualitas, kebersihan, dan keamanan air untuk konsumsi dan pengolahan makanan.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran, mengingat:
– Air merupakan faktor krusial dalam pemenuhan gizi yang aman
– Risiko kontaminasi dapat berdampak langsung pada kesehatan penerima manfaat
– Program gizi seharusnya memenuhi standar sanitasi dan higienitas yang ketat

Ketua KPW Rekan Indonesia Jawa Timur, Bagus Romadon, menegaskan bahwa:
“Program pemenuhan gizi tidak boleh mengabaikan kualitas air. Jika tidak menggunakan sumber air yang terjamin seperti PDAM, maka potensi risiko kesehatan harus menjadi perhatian serius.”

Pihak terkait didesak untuk:
– Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh SPPG
– Memastikan penggunaan air bersih yang memenuhi standar kesehatan
– Menjamin bahwa program gizi benar-benar aman dan layak konsumsi

Momentum Hari Air Sedunia menjadi pengingat bahwa akses terhadap air bersih adalah hak dasar setiap negara

kontak pengaduan :
082158000699
KPW Rekan Indonesia Jawa Timur

Pengaturan Cookie

katarakyat.co.id menggunakan cookies untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan Anda.