Kediri, katarakyat.co.id – Dalam upaya menekan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan lalu lintas, Jasa Raharja Kediri menggencarkan Program Pop-Up Blast sebagai sarana edukasi keselamatan berkendara berbasis teknologi. Program ini menyasar pengendara di sejumlah wilayah dengan tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas tinggi di Kediri dan sekitarnya.
Melalui Program Pop-Up Blast Jasa Raharja Kediri, imbauan keselamatan disampaikan secara langsung kepada masyarakat di sepuluh kecamatan rawan kecelakaan, termasuk Pare, Ngasem, Ngadiluwih, Tanjunganom, serta wilayah lain di Kabupaten Nganjuk, Blitar, Trenggalek, dan Tulungagung yang masuk dalam wilayah kerja Jasa Raharja Cabang Kediri.

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya perilaku berisiko di jalan raya, khususnya penggunaan sepeda motor dan angkutan umum yang tidak mengutamakan keselamatan. Kepala Cabang Jasa Raharja Kediri, Nur Asnawi Azis, menegaskan bahwa edukasi keselamatan lalu lintas tidak cukup hanya melalui sosialisasi tatap muka, tetapi juga harus menjangkau masyarakat secara luas dengan memanfaatkan teknologi digital.
Pesan keselamatan yang disampaikan melalui Pop-Up Blast menekankan pentingnya kewaspadaan saat melintas di kawasan padat dan persimpangan, mengurangi kecepatan, mematuhi rambu lalu lintas, mengutamakan pejalan kaki, serta tetap fokus saat memasuki daerah rawan kecelakaan.