Jasa Raharja Kediri Manfaatkan Program Pop-Up Blast untuk Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas

Berita Hari Ini
Jasa Raharja Kediri Manfaatkan Program Pop-Up Blast untuk Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas

Kediri, katarakyat.co.id – Jasa Raharja Kediri memanfaatkan Program Pop-Up Blast sebagai langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di jalan raya. Program ini menjadi sarana edukasi digital yang menyampaikan imbauan keselamatan berkendara secara langsung kepada masyarakat, terutama pengendara di wilayah rawan kecelakaan.

Melalui Program Pop-Up Blast, Jasa Raharja Kediri menjangkau sejumlah kecamatan di Kabupaten Kediri serta wilayah Nganjuk, Blitar, Trenggalek, dan Tulungagung.

Pesan keselamatan yang disampaikan menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, kewaspadaan di titik rawan, serta upaya bersama menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Dalam upaya meningkatkan keselamatan pengendara di jalan raya, Jasa Raharja Kediri kembali menyampaikan imbauan keselamatan melalui layanan Pop-Up blast.

Program Pop-Up Blast Jasa Raharja Kediri

Program ini bertujuan untuk menyampaikan himbauan keselamatan berkendara kepada masyarakat, khususnya di sepuluh kecamatan dengan tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas tinggi diantaranya yaitu Kecamatan Pare, Kecamatan Ngasem, Kecamatan Ngadiluwih, Kec Tanjunganom, Kec nganjuk Kab Nganjuk.

Selain itu Jasa Raharja Cabang Kediri juga melaksanakan program Pop-Up Blast di 3 kabupaten lainnya yang juga termasuk dalam wilayah kerja Jasa Raharja Cabang Kediri yaitu di Kec Srengat Kabupaten Blitar, Kec Trenggalek Kabupaten Trenggalek, serta di Kec Kedungwaru, kec Tulungagung, Kec Boyolangu yang terletak di Kabupaten Tulungagung.

Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya laporan perilaku berisiko di kalangan masyarakat, khususnya penggunaan sepeda motor dan angkutan umum secara tidak aman. Kondisi tersebut dapat membahayakan membahayakan pengguna jalan.

Kepala Cabang Jasa Raharja Kediri, Nur Asnawi Azis, menyampaikan bahwa edukasi keselamatan berlalu lintas tidak cukup hanya dilakukan melalui sosialisasi tatap muka, melainkan juga perlu menjangkau masyarakat secara lebih luas dengan memanfaatkan teknologi.

Pesan tersebut menekankan pentingnya kewaspadaan saat melintas di kawasan padat dan banyak persimpangan, dengan mengurangi kecepatan, mematuhi rambu lalu lintas, mengutamakan pejalan kaki, serta tetap fokus dan waspada ketika memasuki daerah rawan kecelakaan. (red)

Pengaturan Cookie

katarakyat.co.id menggunakan cookies untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan Anda.