BUPATI TULUNGAGUNG DITUDING ABAI! KELUHAN WARGA MISKIN SOAL KESEHATAN TAK DIGUBRIS

Tulungagung — Kritik keras kembali diarahkan kepada Bupati Tulungagung. Ia dituding abai terhadap berbagai keluhan masyarakat miskin yang mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan.
Sejumlah warga mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan terkait rumitnya prosedur administrasi, lambannya penanganan, hingga tidak adanya kepastian jaminan layanan kesehatan. Namun, hingga kini, respons dari pemerintah daerah dinilai minim bahkan terkesan tidak ada.
Bagus Romadon Ketua Rekan Indonesia Jawa Timur menilai kondisi ini sebagai bentuk kegagalan pemerintah daerah dalam menjamin hak dasar masyarakat, khususnya di sektor kesehatan.
“Keluhan sudah disampaikan berkali-kali, tapi tidak ada respon nyata. Ini bukan lagi soal lambat, ini soal keberpihakan yang tidak terlihat,” tegas Ketua Rekan Indonesia Jawa Timur.
Sebagai bentuk tekanan publik dan upaya memperjuangkan hak masyarakat, Rekan Indonesia Jawa Timur bersama warga akan menggelar aksi damai besar-besaran di sejumlah titik strategis:
– Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung
– Kantor Bupati Tulungagung
– Kantor DPRD Kabupaten Tulungagung
Aksi tersebut akan membawa sejumlah tuntutan utama:
– Mendesak Bupati Tulungagung segera merespons permasalahan layanan kesehatan masyarakat miskin
– Melakukan evaluasi total terhadap sistem dan regulasi jaminan kesehatan daerah
– Menjamin akses layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan tanpa diskriminasi
– Membuka transparansi kebijakan dan penggunaan anggaran kesehatan
Rekan Indonesia Jawa Timur menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk peringatan keras terhadap pemerintah daerah agar tidak terus mengabaikan suara rakyat kecil.
“Kami akan terus bergerak sampai ada perubahan nyata. Hak kesehatan rakyat tidak boleh diabaikan,” tegasnya.
Aksi damai ini diprediksi akan melibatkan massa dalam jumlah besar dan berpotensi menjadi sorotan publik di Jawa Timur.