Rekan Indonesia Dorong Aktivasi BPJS di RS SLG dan RSKK Lewat Hearing DPRD Kediri

Kediri, katarakyat.co.id — Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan Indonesia) Jawa Timur mendorong Pemerintah Kabupaten Kediri dan DPRD Kabupaten Kediri untuk membuka layanan aktivasi BPJS Kesehatan di RS Simpang Lima Gumul (SLG) dan Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK).

Dorongan tersebut disampaikan dalam forum hearing bersama Komisi VI DPRD Kabupaten Kediri pada Selasa (10/02). Forum ini dihadiri Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta manajemen RS SLG dan RSKK.

Ketua Rekan Indonesia Jawa Timur, Bagus Romadon, menilai aktivasi BPJS di rumah sakit rujukan merupakan kebutuhan mendesak. Menurutnya, masih banyak warga datang ke rumah sakit dalam kondisi darurat, namun terkendala status kepesertaan BPJS yang belum aktif.

“Hak atas kesehatan adalah hak dasar warga negara. Negara tidak boleh mempersulit aksesnya dengan persoalan administratif. Aktivasi BPJS di rumah sakit seperti SLG dan RSKK adalah solusi konkret agar masyarakat tidak bolak-balik mengurus administrasi ketika sedang sakit,” tegas Bagus Romadon dalam hearing tersebut.

Bagus Romadon juga menyoroti pentingnya sinergi lintas instansi. Ia meminta Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan manajemen rumah sakit bekerja lebih terkoordinasi agar pelayanan tidak berjalan parsial.

Ia menilai, rumah sakit milik pemerintah daerah seharusnya menjadi garda terdepan dalam memastikan tidak ada warga yang tertolak layanan karena persoalan jaminan kesehatan.

Selain itu, Rekan Indonesia mendorong evaluasi tata kelola layanan kesehatan di Kabupaten Kediri. Evaluasi tersebut mencakup pemanfaatan anggaran kapitasi puskesmas dan sistem rujukan pasien.

Hearing bersama Komisi VI DPRD Kabupaten Kediri ini diharapkan menghasilkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Rekan Indonesia Jawa Timur menegaskan akan terus mengawal hasil hearing hingga ditindaklanjuti secara nyata di lapangan.

(red)