REKAN INDONESIA JAWA TIMUR SESALKAN SIKAP KEPALA DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN

Kediri — Rekan Indonesia Jawa Timur menyayangkan sikap tidak kooperatif yang ditunjukkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam menanggapi upaya klarifikasi yang telah dilakukan.
Alih-alih memberikan penjelasan secara terbuka dan profesional, yang bersangkutan justru memilih untuk memblokir nomor WhatsApp saat dihubungi secara langsung untuk keperluan klarifikasi. Tindakan ini mencerminkan sikap tidak transparan serta menghindari tanggung jawab sebagai pejabat publik.
Sebagai aparatur negara, seharusnya Kepala Dinas memiliki komitmen terhadap keterbukaan informasi dan siap memberikan penjelasan kepada masyarakat maupun organisasi yang menjalankan fungsi kontrol sosial.
Rekan Indonesia Jawa Timur menilai bahwa:
- Pemblokiran komunikasi merupakan bentuk penghindaran klarifikasi
- Sikap tersebut mencederai prinsip pelayanan publik
- Hal ini memperkuat dugaan adanya persoalan yang tidak ingin dijelaskan secara terbuka
- Kami menegaskan bahwa pejabat publik tidak boleh anti kritik dan wajib responsif terhadap aspirasi masyarakat.
Rekan Indonesia Jawa Timur akan terus mengawal persoalan ini dan tidak menutup kemungkinan untuk membawa permasalahan ini ke tingkat yang lebih tinggi jika tidak ada itikad baik untuk memberikan klarifikasi secara terbuka.
“Pejabat publik bukan untuk dilayani, tapi melayani. Menghindar bukan solusi.”