Video Kades Kediri Makan di Restoran Mewah Viral di Tengah Kasus Suap Perangkat Desa

Berita Hari Ini
Video Kades Kediri Makan di Restoran Mewah Viral di Tengah Kasus Suap Perangkat Desa

Kediri, katarakyat.co.id – Di tegah kasus perkara suap yang yang menjerat (3) tiga Orang Kepala Desa di Kabupaten Kediri yakni, Imam Jami’in Kades Kalirong Tarokan, Sutrisno Kades Mangunrejo Ngadiluwih dan Darwanto Kepala Desa Pojok Wates, justru Para Kepala Desa Kediri ini malah membuat cerita baru di kalangan publik.

Betapa tidak,nampak dalam foto maupun Vidio yang beredar para Kepala Desa di Kediri terlihat lagi asyik menikmati makanan enak di sebuah restoran mewah di wilayah kota Kediri,bahkan terkait kasus suap dalam penjaringan perangkat Desa yang menerpa mereka seolah-olah sudah lepas tanpa beban bersalah apapun.

kades-kediri-nongkrong-di-restoran-mewah-jadi-sorotan

Bagus Romadon Aktivis Pergerakan Kediri Raya mengatakan, menyikapi sikap Kepala Desa di Kediri tersebut,terutama yang terlibat kasus suap, dirinya mengaku sangat prihatin dan juga menyayangkan yang seharusnya mereka introfeksi diri atas perbuatannya.

“Kelakukan Kades ini terkesan ngece,coba kita pikir dan renungkan, kalau itu sampai di lihat oleh calon perangkat yang kemarin seharusnya jadi dan akhirnya tidak jadi akibat ulah para kades ini,apa mereka tidak sakit hati para calon yang tidak jadi itu” ucap Bagus Sabtu (7/03/2026)

Bagus mengatakan,saya sebagai warga Kediri prihatin dan menyangkan, terkait sikap para Kepala Desa ini,di antaranya Agus Pranoto Kades Kayen Kidul, Johansya (Johan) Kades Klampitan Purwoasri, padahal sebelumnya mereka ini di hadirkan sebagai saksi kasus suap di Pengadilan TIPIKOR Surabaya.

Selain itu,Johan dan Agus Pranoto di hadapan Majlis Hakim Tipikor Surabaya juga mengakui menerima suap dari Kasus Pengisian Perangkat di Desanya,bahkan Dalam Dakwaan Jaksa mereka juga pihak yang terlibat rapat tgl 22 NOV 2023 di Ama Cafe Jalan Imam Bonjol,Kel Ngadirejo Kota Kediri.

“Kalau (Eks) Kepala Desa senang senang kumpul bersama dengan temannya silahkan saja karena tidak ada hubungannya dengan kasus perangkat Desa,tetapi kalau Kades yang terjerat kasus suap terus seperti itu apa tidak namanya ngece” terangya. (red)

Pengaturan Cookie

katarakyat.co.id menggunakan cookies untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan Anda.