Rekan Indonesia Tulungagung Soroti Kualitas Menu Program Makan Bergizi Gratis

Tulungagung, katarakyat.co.id — Rekan Indonesia Kabupaten Tulungagung menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut menyusul adanya laporan masyarakat terkait kualitas menu makanan yang diterima penerima manfaat.
Ketua REKAN INDONESIA Kabupaten Tulungagung, Robet Avandiantoro, di Tulungagung, mengatakan pihaknya mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis sebagai kebijakan strategis nasional pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak sekolah.
Namun demikian, menurut dia, pelaksanaan program di daerah harus tetap mengacu pada standar gizi nasional yang telah ditetapkan pemerintah.
“Program MBG merupakan program penting bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu pelaksanaannya harus menjamin kualitas menu makanan sesuai standar gizi yang berlaku,” kata Robet Avandiantoro dalam keterangan tertulis, 2026.
Ia menjelaskan, Rekan Indonesia menerima sejumlah laporan masyarakat serta melakukan pemantauan lapangan yang menunjukkan adanya perhatian publik terhadap kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat.
Beberapa hal yang menjadi sorotan antara lain menu yang dinilai belum memenuhi prinsip gizi seimbang, kualitas bahan makanan yang dipertanyakan, serta penyajian makanan yang dianggap belum mencerminkan standar pelaksanaan program nasional.
Berdasarkan data pelaksanaan program di Kabupaten Tulungagung, sekitar ±70 dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi dengan estimasi layanan mencapai ±70.000 penerima manfaat, meliputi siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok rentan lainnya.
Rekan Indonesia menilai jumlah penerima manfaat yang besar perlu diimbangi dengan pengawasan kualitas pelaksanaan program secara optimal.
Melalui advokasi publik yang dilakukan, Rekan Indonesia Kabupaten Tulungagung mendorong pemerintah daerah bersama instansi terkait melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan pelaksanaan MBG agar manfaat program dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
“Kami mendukung penuh program pemerintah. Advokasi ini dilakukan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam memastikan program nasional berjalan baik dan tepat sasaran,” ujarnya.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas nasional pemerintah yang menargetkan puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia pada tahun 2026. ( Tim Redaksi)
